Gulat Malang

/***

Persatuan Gulat Seluruh Indonesia(PGSI) Malang

Sekretariat : Jl. Anggrek IV/7 Asrikaton Pakis Kab. Malang

/***

SUSUNAN PENGURUS DAN ATLET
PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN OLAHRAGA PELAJAR DAERAH
(PPLPD) GULAT KABUPATEN MALANG

NO N A M A JABATAN DALAM PPLPD INStANSI / SEKOLAH
1. Dra. Eko Agustiani, M.Si Penanggung Jawab Dispora Kab. Malang
2. Drs. Hartono Pelatih SMPN 20 Malang
3. Wahyudi Pelatih SMPN 7 Malang
4. Bagus Agung Wijaya Atlet SMP Islam Lukman Hakim Kab. Malang
5. M. Zaenal Atlet SMP PGRI Pakisaji Kab. Malang
6. M. Fiki Atlet SD Islam Lukman Hakim Kab. Malang
7. Deni Setiawan Atlet SMP Islam Lukman Hakim Kab. Malang
8. M. Syaroni Atlet SMPN Pakisaji Kab. Malang
9. Sugeng Hariadi Atlet SMP NU Pakis Kab. Malang
10. Faisal Maulana Atlet SMPN 1 Pakis Kab. Malang
11. Syahrul Hidayah Atlet SMPN 2 Pakis Kab. Malang
12. M. Nurrohman Atlet SMP NU Pakis Kab. Malang
13. Agi Oktavianus Putra Pratama Atlet SMK NU Pakis Kab. Malang
14. Reyndika Putra Atlet SMPN 20 Kab. Malang
15. Muhammad Irawan Atlet SMP Islam Lukman Hakim Kab. Malang
16. Dicky Dwi Nanda Atlet SMA Nusantara Kab. Malang
17. Harjuni Adi Himawan Atlet SMA Nusantara Kab. Malang
18. Agus Fajar Atlet SMA Nusantara Kab. Malang
19. Nora Damayanti Atlet SMPN 18 Kab. Malang
20. Dewi Khumairoh Atlet SMPN 1 Bululawang Kab. Malang
21. Agis Hendrato Atlet SMP Islam Lukman Hakim Kab. Malang
22. Agus Yulianto Atlet SMP Islam Lukman Hakim Kab. Malang
23. Zainul Rozikin Atlet SMP Islam Lukman Hakim Kab. Malang

/***

Juara Gulat Popnas 2009…

November 11, 2009

Keluarga Besar SMA Negeri 7 Malang mengucapkan selamat atas prestasi atlet Gulat SMA Negeri 7 Malang, Tri Agung Andaru yang telah mengharumkan nama bumi Sabhatansa, dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional 2009 di Yogyakarta sebagai Juara II kelas 69 kg. Dia menang melawan atlet gulat dari Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta. Namun pada Babak Final dia dikalahkan oleh atlet gulat dari Kalimantan Selatan. Dia kalah angka tipis, satu point.

Atlet Gulat Jawa Timur yang diikutsertakan dalam POPNAS 2009 di Yogyakarta berjumlah 8 orang. Tri Agung Andaru merupakan satu-satunya atlet Gulat Jawa Timur yang berasal dari SMA, sedngkan tujuh lainnya berasal dari SMANOR (SMA Negeri Olahraga). SMANOR adalah lembaga pendidikan setingkat SMA khusus olahraga dan menjadi pusat pembinaan atlet usia pelajar di Jawa Timur yang berlokasi di Sidoarjo.

Dari 8 atlet Gulat Jawa Timur, 7 di antaranya menyabet medali sebagai berikut:
1 Medali Emas Kelas 74 kg
2 Medali Perak Kelas 85 kg dan 69 kg
4 Medali Perunggu Kelas 60 kg, 55 kg, 51 kg, dan 50 kg

Selain Gulat, Cabang Olahraga lain yang diikutsertakan dalam POPNAS 2009 adalah: Sepak Bola, Sepak Takraw, Bola Basket, Bola Volly Pantai, Judo, Renang, Pencak Silat, SEnam, dan ANgkat Besi. Lembaga Pemerintah yang diberi tanggung jawab dalam pendelegasian para atlet adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur.

Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada

1. Drs. A. Rahman selaku manager
2. Wahyudi, S.Pd selaku Pelatih

Sebagai bahan informasi buat teman-teman Tri Agung Andaru adalah siswa kelas XII IA-1 SMA Negeri 7 Malang. Dia menekuni ekstra kurikuler Gulat sejak kelas X. Berbagai kejuaraan Regional telah dimenangkannya dengan ksatria. Predikat Pelajar Berprestasi 2008 Kota Malang Bidang Olahraga juga telah ia sandang. Wajahnya tampan, badannya atletis, dan pribadinya pun sangat menawan. Ini tahun terakhir dia di SMA Negeri 7 Malang,  semoga ada penerusnya,  ibarat peribahasa “Patah tumbuh hilang berganti…”

/***

1 April 2011

GULAT : PGSI SIAPKAN TIGA TIM UNTUK PORPROV 3

Malang – Dengan membagi 35 atlit nya dalam 3 lapis yaitu pemula, peoyeksi popda dan senior, Persatuan Gulat Seluruh Indonesia atau PGSI kota Malang menyiapkan diri untuk menghadapi pekan olahraga propinsi 3 mendatang.Dimana nanti nya 35 pegulat ini nanti nya akan terus dikerucutkan hingga jumlah yang sesuai dengan kuota atlit untuk PORPROV 3, hanya saja dijelaskan oleh wahyudi selaku pelatih pgsi kota malang/ bahwa pihak nya hingga saat belum mengetahui berapa jumlah atlit yang akan diturunkan di porprov 3 nanti nya, karena pgsi pengprov jatim mengisyaratkan akan menambah jumlah nomor dari PORPROV sebelum nya yang melombakan 13 nomor rencana akan ditambah 2 nomor lagi.

Hal tersebut disampaikan pelatih PGSI kota malang,  Wahyudi saat menerima kunjungan tim monev puslatcab koni kota malang di lapangan sma negeri 7 kota malang minggu 18 juli kemarin.

Dan kini bersama 2 pelatih lain nya yakni Rahman dan juga Zainudin, Wahyudi akan terus memperbaiki tehnik para anak didik nya sembari menunggu jumlah pasti nomor yang dipertandingkan dalam porprov 3 mendatang.

/***

1 Apri 2011

SMAN 7 Malang punya ekskul gulat

Kalo negara tirai bambu Jepang punya olah raga tradisional sumo, maka teman-teman kita di SMN 7 Malang punya ekskul gulat. Gulat ? Loh kok !? Yups… Jangan heran ya. Meski olah raga ini identik dengan banting sana banting sini, tapi yang namanya permainan pasti ada aturannya bro ! Jadi tidak asal banting-bantingan doang !

SMA yang terletak di Jalan Cengger Ayam Malang ini telah membuka ekskul gulat sejak satu tahun terakhir. Dan tau nggak, berapa jumlah anggotanya ? He…he…Cuma empat orang ! Tapi jangan salah ! Meski hanya empat, semua nyumbang prestasi loh ! Emang jumlah peminatnya sedikit banget. Malah salah satu mantan atletnya sekarang jadi atlet gulat tingkat ASEAN loh.

Pak Wahyudi guru olahraga SMAN 7 bertutur, sekitar September 2007 lalu mengusulkan ekskul ini kepada dewan guru di SMAN 7. Waktu mengusulkan, ia berhasil meyakinkan para guru bahwa olahraga yang bernaung dibawah PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) ini aman bagi siswa dan pasti membawa prestasi untuk siswa dan sekolah.

”Bahkan KONI kota pun mendukung pendanaan kami hingga sekarang,” ujar Wahyudi pada Malang Post Rabu (26/11).

Akhirnya setelah disetujui ekskul gulat resmi berdiri di SMAN 7 dan Pak Wahyudi sendiri sebagai pelatihnya. Saat dibuka pertama kali, peminatnya agak lumayan. Ada 15 siswa yang kepincut.Tapi sedihnya, baru berjalan beberapa bulan satu persatu mulai rontok alias pamit undur diri. Jadilah yang tersisa hingga saat ini empat siswa saja.

Tau enggak kenapa terjadi undur diri besar-besaran ? Kata Pak Wahyudi, untuk menjadi pegulat tidak sekadar harus punya fisik yang kuat loh ! “Tapi harus lentur dan fleksibel juga ototnya. Dan itu yang banyak tidak dimiliki anak-anak,” beber Wahyudi.

Nah mereka yang mundur tidak lolos seleksi alam ala gulat. Selain otot, gulat juga membutuhkan mental yang harus kuat juga. Mensana incorporesano, didalam tubuh yang kuat akan terdapat jiwa yang sehat.
Tapi bukan berarti bendera berkabung harus dikibarkan untuk ekskul baru ini loh. Ternyata, walaupun berjumlah empat orang, semuanya sudah menyumbangkan medali dan trophy yang dijejer di rak sekolah itu. Satu tahun terakhir ekskul ini telah menyumbang setidaknya 10 penghargaan bagi sekolah.(mp1/eno)(Dyah Pitaloka)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s