Greco Roman

Gulat adalah jenis bela diri yang ada hampir dalam setiap kebudayaan. Inti gerakan dalam gulat adalah berusaha membanting lawan dan menguncinya hingga tak dapat lagi bergerak.

Di Amerika ada jenis gulat bernama catch wrestling. Di Rusia kita mengenal sombo. Gulat versi Turki namanya kurasy. Di Jepang ada judo dan jujitsu. Di Indonesia, muncul gulat yang diberi nama okol, biasa diselenggarakan dalam upacara tradisional di daerah Madura dan Jawa Timur. Di Jawa Barat ada juga gulat tradisional namanya benjang. Di Jawa Tengah ada olah raga gelut. Kata ‘gelut’ berasal dari Bahasa Jawa Kuno. Apakah ‘gelut’ merupakan asalmuasal kata ‘gulat’, patut kita pertimbangkan.

Gulat yang dipertandingkan dalam Olimpiade berasal dari kebudayaan Yunani dan Romawi. Dua gaya yang paling populer adalah greco-roman dan freestyle.

Dalam gaya greco-roman, seorang pegulat hanya boleh menggunakan tubuh bagian atas (sebatas pinggang) untuk membanting lawan.

Bangsa Yunani Kuno dan Romawi menganggap gulat tak sekadar sebuah seni bela diri, tapi juga sebagai aktivitas suci yang sering dilakukan para dewa atau para bangsawan. Mereka percaya gulat merupakan simbol kemenangan manusia atas iblis. Baik serdadu maupun orang awam berlatih gulat wajib hukumnya. Sebagai suatu keterampilan, gulat menjadi salah satu pertandingan utama dalam Olimpiade Kuno, tahun 776 Sebelum Masehi.

Secara etimologis, greco-roman berasal dari dua kata, yakni greco (bentuk terikat) dan roman. Greco tak lain adalah sebutan untuk Yunani (Greece), sedangkan roman adalah Romawi.

Pada abad ke-18 dan 19, masyarakat memiliki kecenderungan memberi nilai lebih atas suatu kegiatan yang sedang berkembang pada masa itu dengan berdasarkan pada sejarah dan tradisi kegiatan tersebut. Salah satunya dalam hal penamaan. Misalnya saja penamaan resmi Olimpiade modern yang selalu menggunakan nama kota, bukan negara. Dari sejarah dan tradisinya, Olimpiade sejak zaman Yunani dulu memang diselenggarakan oleh kota (polis) di Yunani.

Demikian pula dengan gulat greco-roman. Sebelumnya gaya ini lebih dikenal dengan nama upright wrestling.

Dengan niat mempertahankan nilai tradisi dan sejarahnya yang memang berasal dari Yunani dan Romawi, gaya gulat tersebut kemudian diberi nama greco-roman.

About Tri Agung Andaru

I am an ordinary boy, but i want to be better than before.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s